sektor riil tidak bergerak? atau belum bergerak?
selamat pagi sekali lagi Indonesia…
kemarin ini saya ada pengalaman menarik sewaktu bertemu dengan nasabah saya… sebut saja namanya pak budi. dia mengeluh tentang rendah nya return reksadana pendapatan tetap NISP sekuritas. lalu saya mengusulkan untuk switch saja ke reksadana campuran kami, dana handalnya yang ada komposisi 25% saham. return lebih tinggi dengan adjusted risk pada level medium.
lalu dia mengatakan bahwa bullish pasar saham indonesia disebabkan karena hot money yang masuk, tanpa disertai dengan pertumbuhan ekonomi yang nyata pada sektor riil. pendek kata, saham itu berbahaya dan sewaktu-waktu bisa ambruk.
kalau mau sedikit flash back pada blog saya yang berjudul ‘bubling economy".
menurut saya hal itu tidak akan terjadi. saat ini menurut saya (sekali lagi ini hanya opini) akan ada 2 skenario investasi yang terjadi setelah masuknya dana dalam jumlah yang sangat banyak tersebut:
1. sebut saya Mr.X. dia menginvestasikan 100 juta rupiah pada tanggal 12 juni 2006 pada NISP dana handal (sekaligus promosi saudara2… hehehehe). dengan menggunakan NAV per tanggal 12 juni 2007. Mr X memiliki growth sebesar 33%, atau dengan kata lain uang Mr.X saat ini adalah sebesar 133 juta rupiah.
nah Mr.X selanjutnya mencairkan 33 juta rupiah tersebut untuk berbagai keperuluan rumah tangga. sebut saja, untuk membeli pakaian, uang sekolah anaknya, beli komputer, cicil motor, dsb. nah 33 juta yang dibelanjakan itu akan menjadi pemasukan buat ekonomi indonesia secara keseleuruhan, sehingga akan menimbulkan efek multiplier, yang selanjutnya akan menggerakan roda perekonomian.
2. skenario ke 2 saya adalah sebagai berikut; sebut saja saham ABCD naik begitu signifikan dari 1000 rupiah menjadi 2000 dalam hanya 1 tahun. nah para emiten (company ABCD tersebut) nantinya akan segera melakukan right issue (menerbitkan saham baru kembali, sehingga company tersebut akan memiliki dana segar untuk expansi usahanya. expansi usaha berarti penyerapan tenaga kerja. yang sama juga mengurangi pengangguran dan sekaligus menggerakan roda perekonomian juga.
so… menurut saya, dalam hidup kita punya 1001 alasan untuk mengeluh yang jelek-jelek, melihat segala sesuatu dari sisi negatif. tapi ternyata kalau paradigma kita mau diubah, ada juga 1001 alasan untuk kita optimis akan masa depan bangsa.
jadi kalau mau dikembalikan ke pertanyaan awal judul blog ini, menurut kalian sektor riil tidak bergerak atau belum bergerak?
hehehehe… menurut saya sektor riil belum bergerak tuh.. dan masih ada spread yang cukup lumayan buat setahun kedepan.
atau pendek kata segera investasikan uang anda pada dana handal kami… hahaha ^-^